Paduan Suara Unissula Kembali Sabet Silver Medals

Paduan suara Unissula Firdaus Choir kembali mengharumkan nama Unissula lewat prestasi gemilang dari bakat mereka dalam mengolah suara. Tim paduan suara andalan Unissula ini berhasil menyabet silver medals untuk kategori mixed choir dari empat kategori yang di lombakan dalam ajang 3rd Karangturi Choir Games 2015 yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 November 2015 di Gedung The Sien Tjo Kampus Sekolah Karangturi di kawasan Graha Padma Semarang.

Tim yang dilatih oleh Jefri Franklin Bode ini berhasil memukau dewan juri yang tidak hanya berasal dari Indonesia tapi juga dari Filipina yakni Mark Anthony Carpio sehingga berhak untuk mendapatkan silver medals. Sementara untuk Gold medals diraih oleh tim paduan suara dari Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Diponegoro Semarang.

Menurut ketua tim Raka Fajar Pratama merasa bersyukur ahirnya bisa berhasil kembali mempersembahkan medali perak untuk campus tercinta, mengingat persiapan yang dirasa kurang dikarenakan berdekatan dengan acara wisuda ke 70 yang mana Firdaus choir menjadi pengisi acara di Wisuda tersebut.

“Alhamdulillah bisa mempersembahkan medali silver walaupun dengan persiapan yang kurang maksimal karena waktunya berdekatan dengan wisuda. Semoga tahun depan bisa memberikan yang lebih baik dan bisa mendapatkan gold medal” ungkap Raka.

 

Dalam lomba tersebut paduan suara yang terdiri dari lebih dari 40 anggota aktif ini mempersembahkan 3 lagu, Renaissance (Italia) yang merupakan lagu wajib serta dua lagu bebas yaitu Sunagari (Jepang) yang mewakili lagu dari komposer International dan Aku Melangkah Lagi yang mewakili lagu dari composer Indonesia.


Juara Nasional, Robotik Unissula Menuju Amerika

“Rasanya sangat luar biasa Beater 2.3 yang merupakan robot pemadam api dari Universitas Islam sultan Agung (Unissula) bisa menjadi juara pertama kontes robot Indonesia (KRI) 2015. Prestasi ini mengantarkan robotik Unissula menjadi wakil resmi Indonesia di tingkat internasional dalam ajang Trinity Collage Fire Fighting Internasional Robot Contest, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat pada tahun 2016 mendatang”. Ungkap Faizal Aminudin (17/6) pasca menjuarai kontes robot Indonesia yang di gelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (14/6).

Robot pemadam api Beater 2.3 yang beranggotakan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri antara lain Faizal Aminuddin Aziz, Ahmad Zuhri, La Ode Muhammad Idris berhasil menjadi juara pertama kategori robot pemadam api (KRPAI) setelah menyisihkan 24 tim lain dari perguruan tinggi se Indonesia yang lolos seleksi dari masing-masing regional. Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi tim robotik Unissula yang sudah berkiprah bertahun – tahun di ajang tersebut setelah pada tahun sebelumnya pernah menjuarai KRI Regional Jateng-DIY pada kategori yang berbeda.

Sementara itu Ahmad Zuhri mengatakan perjuangan  Beater tidaklah mudah, di tahap penyisihan awal mereka harus berhadapan dengan robotik Universitas Gajah Mada dan Universitas Brawijaya Malang. Pada perdelapan final berhasil mengatasi robotik Unnes untuk melenggang ke babak perempat final. Di babak tersebut Beater kembali mengalahkan Universitas  Brawijaya yang sebelumnya bertemu pada babak penyisihan group. Di semifinal Unissula mengungguli Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan di final mengalahkan  robot Effiro dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan sekor absolut 24,5 berbanding -05.

Laode Muhammad Idris menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan di capai dengan mudah “Syukur alhamdulilah atas ijin Allah dan kerja keras tim yang selama masa jeda mempersiapkan dengan matang, sehingga robot yang beraksi pada kontes tersebut bahkan bisa mengalahkan tim unggulan dan langganan juara dalam lomba kategori tersebut yaitu tim “Effiro” dari PENS dengan telak tanpa memberikan poin kepada tim lawan”. Ungkap Laode.

Lebih menggembirakan lagi karena robot Beater dengan pembimbing Bustanul Arifin ST MT, Eka Nuryanto BS ST MT, dan Agus Suprayitno ST MT tersebut  berhasil menyandingkan gelar dengan dengan merebut kategori desain robot KRPAI terbaik.

Rektor Anis Malik Thoha Lc MA PhD mengucapkan terimakasih atas perjuangan yang sangat gigih dari tim robotik Unissula secara keseluruhan sehingga bisa mendobrak tradisi juara KRI yang selama ini di dominasi politeknik dan universitas negeri. Masih menurut Anis kebahagiaan tersebut juga bukan hanya milik Unissula tetapi universitas di Jawa Tengah dan DIY secara keseluruhan. Karena Unissula sebagai salah satu wakil  regional III Jawa Tengah dan DIY bisa menjadi juara 1 dan kedepannya mewakili Indonesia di level internasional di Amerika.

 

Sementara itu dekan Fakultas Teknologi Industri Dr Sri Arttini MSi mengungkapkan menjadi juara 1 KRPAI bukan merupakan akhir tapi sebuah awal yang bagus untuk berpretasi lebih baik di level internasional. “Kami bangga mahasiswa mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Unissula bisa meraih prestasi nasional  ini momen yang sangat indah dan semoga tahun depan bisa membawa nama harum Indonesia di level internasional”. Ungkap Arttini.


Mahasiswa Kedokteran dan Farmasi Unissula Juara Lomba Videografi

Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unissula kembali menorehkan prestasi dengan menyabet juara I dalam Lomba Pembuatan Spot Film Kesehatan dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional yang ke 51 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Tema yang diusung meliputi perilaku hidup sehat dan pencegahan terhadap penyakit – penyakit menular seperti HIV/AIDS dan TBC.

Karya Film dari tim Unissula yang diwakili oleh LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Transferin FK Unissula berhasil menyisihkan 10 film dari perguruan tinggi kesehatan se-Kota Semarang. Tim terdiri dari lima mahasiswa FK Unissula dari Jurusan Kedokteran Umum dan Farmasi, yaitu ; Fildza Huwaina, Tri Novri Yanto, Billy Serrata, Gagah Brillian, Zakka Fadhilla.

Menurut ketua Tim Fildza Huawaina, Tim mengirimkan film dengan judul “Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah” yang dalam pengerjaanya membutuhkan waktu dua  minggu dan dengan film ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat khususnya pelajar supaya membiasakan untuk hidup sehat.

Selain itu fildza juga berharap nantinya adik – adik tingkatnya lebih kreatif lagi dalam berkarya supaya dapat meraih prestasi yang lebih gemilang dan membawa nama Unissula ke kancah yang lebih tinggi.

“Mahasiswa saat ini harus bisa berpikir kreatif supaya bisa menang dalam kompetisi dan membawa harum nama Unissula baik dikancah regional, nasional maupun internasional” ungkap Fildza.

 

Lomba pembuatan video diumumkan pada 5 November 2015 bertempat di Semarang Recidence dengan Juara I Unissula, dan Juara II Stikes Tlogorejo dan Juara III Akper Kesdam IV Diponegoro.


FTI Juara Robotik Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Tingkat Nasional

Tim robot yang digawangi oleh Afandi Amir, Afkaruddin TP, dan Ardiansyah berhasil menyabet juara 3 Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Beroda tingkat nasional di SSC Pakuwon Surabaya (1-4/6)dengan tuan rumah Politeknik Negeri Surabaya (Pens). Sebelumnya, robot yang dinamai Beater 3.4 tersebut juga meraih juara 3 di regional III Undip sehingga berhak melaju ke tingkat nasional.

Mereka membawa 3 robot yang diikutsertakan dalam lomba yaitu KRAI, KRPAI berkaki dan KRPAI beroda dengan tema pemadam api search and rescue. Ketua tim Afandi menuturkan mereka baru pertama kali tampil di kancah nasional dengan robot yang lebih baru dari sebelumnya. “Robot peserta ditantang untuk bermanuver mematikan lilin kemudian mencari dan menyelamatkan bayi,” ujarnya. Dalam aksi tersebut, menurut Afandi, mereka berhasil mengumpulkan poin tinggi. “Robot kami dalam ajang ini juga mendapatkan gelar best design.” Imbuhnya.

Sementara itu Dekan fakultas teknologi industri Sri Arttini Dwi Prasetyowati, MSi mengaku bangga dengan prestasi mahasiswa-mahasiswanya karena mampu mengalahkan 52 perguruan tinggi lainnya baik swasta maupun negeri. Ia mengungkapkan akan terus mensupport tim robotic agar terus meningkatkan prestasi. “Fakultas melakukan kaderisasi tiap tahun dan terus memacu semangat mahasiswa.” Tuturnya.

“Untuk ke depannya fakultas akan menambah mata kuliah microprocessor dan mekakronika yang akan mendukung minat mahasiswa yang ingin fokus di bidang robotik.” Ia mengatakan karya robot mahaasiswa dapat dijadikan sebagai bahan project skripsi atau tugas akhir sehingga mahasiswa tidak akan keberatan jika ingin fokus mengembangkan robot.


UNISSULA Raih Juara 1 MAWAPRES

Slamet Setioboro, mahasiswa Teknik Sipil 2012 berhasil menyabet juara 1 kompetisi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tingkat Kopertis VI Jawa Tengah (20/4). Mawapres kelahiran Kolaka 21 Oktober 1993 ini sukses menorehkan skor tertinggi yaitu 95, menyisihkan puluhan peserta lain dari berbagai universitas di Jawa Tengah.

Mawapres merupakan ajang kompetisi bergengsi yang dilaksanakan tahunan oleh Dikti dengan penilaian aspek hardskill dan softskill. Kedua skill tersebut dinilai melalui karya tulis ilmiah, prestasi unggulan, keaktifan organisasi, dan transkrip akademik. Selain itu, aspek kepribadian juga menjadi salah satu poin penting dalam penilaian.

Pada seleksi di tingkat kopertis, Slamet  harus membuat video presentasi karya tulis ilmiah dalam Bahasa Inggris, dan presentasi langsung di hadapan para juri. Ia mengungkapkan telah mempersiapkan diri sejak 4 bulan lalu, setelah dinyatakan lolos sebagai juara 1 seleksi Mawapres tingkat Universitas. “Hal-hal yang harus saya persiapkan seperti meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, banyak menimba pengalaman dari para senior, menambah draft prestasi, dan menyempurnakan karya tulis.” ujar Slamet yang juga peraih beasiswa Cerdas Sultraku dan double degree Sejarah Peradaban Islam.

Karya tulis ilmiahnya yang berjudul “Pemanfaatan limbah nikel untuk meningkatkan kualitas jalan raya di Indonesia Timur” berhasil mencuri perhatian juri. Dalam karya tulisnya ini ia mencoba memanfaatkan limbah nikel di daerahnya Kolaka yang mencapai 1 juta ton per tahun sebagai bahan baku pembangunan jalan beton bermutu tinggi, sehingga memperlancar sektor ekonomi masyarakat. Menurutnya, karya tulis ini mendapatkan apresiasi dari dewan juri karena memiliki banyak kelebihan seperti detail analisis, aspek keberlanjutan dan aplikatif.

Slamet mengaku didampingi oleh dosen-dosen kompeten yang selalu mensupport dirinya hingga sampai pada level juara. “Selama persiapan, saya terus berkoordinasi dengan pihak kemahasiswaan dan universitas. Tipsnya selalu berdoa dan minta restu kepada kedua orang tua,” tuturnya saat ditanya mengenai tips khususnya berprestasi, karena ia telah banyak menorehkan prestasi baik di level nasional maupun internasional.

 

Atas perolehan ini, Slamet dan 3 besar Mawapres lain dari UMP, UMS, dan UPGRIS berhak melaju ke kompetisi Mawapres tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. “Keberhasilan ini merupakan hasil dari bantuan berbagai pihak, saya juga harus banyak introspeksi diri. Harapannya Unissula bisa lolos ke 5 besar Nasional.” pungkasnya.


Mahasiswa Unissula Wakili Jateng di Pomnas

Tiga mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mewakili Jateng dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) untuk cabang tarung derajat yang akan berlangsung di Universitas Hasanudin (Unhas), Makassar, 14 – 17 Oktober mendatang.

Mereka adalah, Laode M Syafrin mahasiswa double degree Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi dan Fakultas Agama Islam, Muhammad Fabilah (mahasiswa Fakultas Hukum), dan Koyumsan mahasiswa Fakultas Agama Islam. Mereka, Jumat (6/10), berpamitan dengan Wakil Rektor III Sarjuni SAg MHum.

Didampingi Kabag Kemahasiswaan Yuli Prayitno dan pelatih Eko Basuki, Laode M Syarif mengatakan, dia dan dua rekannya telah siap bertanding. ”Kami latihan sehari bisa sampai tiga kali, pagi, siang dan sore hari, sejak September. Kami berharap bisa menyumbangkan medali emas di ajang ini,” jelasnya, diamini dua temannya.

Laode dan Koyumsan sebelumnya, manyabet emas tarung derajat dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Popda), yang pada saat itu berlangsung di Stimart AMNI dan diikuti mahasiswa se-Jateng. Sedangkan Muhammad Fabilah, juara II. Mereka berlaga untuk kelas yang berbeda.

Sarjuni mengatakan, prestasi anak didiknya tersebut sangat diparesiasi. Pasalnya prestasi tarung derajat yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ini diharapkan bisa menular pada UKM lainnya. ”Terpilihnya mahasiswa Unissula melalui perjalanan panjang. Diharapkan semua kegiatan berprestasi, sehingga bisa mengharumkan nama baik Unissula,” jelasnya.

 

Lebih lanjut  menurut Sarjuni, prestasi bidang nonakademik dan akademik akan mengangkat ranking perguruan tinggi (PT) dari penilaian Kemenristekdikti. ”Kami berharap kalian dapat mendali emas, dan yang penting terus menundukkan diri. Untuk mahasiswa berprestasi, kampus terus mendukung dan memberi beasiswa,” jelasnya


Mahasiswa Unissula Juara I Mawapres Jawa Tengah

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) Unissula, Andra Fakhrian berhasil menyingkirkan rivalnya dari PTS lain dalam ajang Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) tingkat Kopertis VI Jateng yang berlangsung di kantor Bendan Dhuwur, baru-baru ini

Wakil dari mahasiswa Unissula Semarang tersebut, mampu meyakinkan tim juri yang terdiri dari Prof. Dr. Sukarno, M.Si (UNTID), Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si (UNS), Tommi Yuniawan, S.Pd. M.Hum (UNNES) dalam presentasinya Revitalisasi Dongeng Rakyat sebagai Sarana Pendidikan Karakter, Pelestarian dan Pemertahanan Kedaulatan Budaya di Era Digital.

“Alhamdulilah, setelah berjuang keras ahirnya bisa juara. Panitia menilai dari berbagai sisi termasuk IPK, karya tulis ilmiah, kemampuan bahasa Inggris, kepribadian dan prestasi yang telah diraih. Karya tulis saya “Folktale Revitalization for Character Education, Cultural, Preservation and Sovereignty Maintenance” atau Revitalisasi Dogeng Sebagai Media Pendidikan Karakter, Pelestarian Budaya dan Pemerhatahan Kedaulatan Budaya Di Era Digital. Dalam bentuk digital, karya ini sudah berbentuk prototipe dan ada di google play”” ujar Andra Fakhrian.

Secara terpisah Rektor Unissula Anis Malik Thoha PhD sangat mengapresiasi prestasi yang tahun lalu posisi serupa diraih juga oleh mahasiswa Unissula Slamet Setioboro. Anis Malik minta agar Andra bersama dosen pembimbing dan pimpinan Unissula menyiapkan diri ke ajang lomba Mawapres tingkat nasional awal bulan Mei 2017.

“Wajib disyukuri prestasi ini. Prestasi Mawapres selain karena kecerdasan dan kemampuan, bakat juga ikut andil bagian di dalamnya.Banyak orang pandai tetapi kurang pandai bicara, begitu pula banyak yang pandai bicara kurang pandai menulis dan lain-lain. Ini gift dan mercy dari Alloh” ujar Rektor.

 

Sementara itu peringkat kedua diraih UDINUS, ketiga UMP Purwokerto, keempat UMS,  kelima UMK, dan keenam UKSW.


mtq

Unissula Juara Umum MTQ Jateng

Kontingen mahasiswa Unissula menjadi juara umum lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ)  wilayah Kopertis VI Jawa Tengah yang digelar di Unissula (13-14). Unissula meraih nilai 12 dengan menjuarai berbagai kategori antara lain juara I tilawah putri, juara I menulis isi kandungan Alquran putri, juara II tilawah putra, juara II syarhil Quran group, juara III tahfidz putri, dan juara III menulis isi kandungan Alquran putra.  Juara umum II diraih Unwahas dengan juara III diraih bersama UMP dan Unsiq.

Adapun juara secara keseluruhan lomba yang diikuti 69 peserta dari 17 perguruan tinggi swasta di Jateng tersebut adalah sebagai berikut:  Cabang tilawah putri: Khusnul Salamah Unissula (juara I),  Yuli Kuliyatun Nafisah Unwahas (II), Tri Nur Azizah Stifar YAY Semarang (III). Cabang tilawah putra Muhammad Anas Unwahas (I), Imron Rosyadi Unissula (II),  Khadziq Stikes Muhammadiyah Pekajangan (III).

Cabang tahfidz Putra: M Imam Ibadi UMP (I), Habib Al Fattah UMS (II) Yunus Aminullah F Unsiq Wonosobo (III). Cabang tahfidz putri: Dwi Ayu Tafruiyyah Akbid Citra Medika Surakarta (I), Aisyah Unwahas (II), Afifatul Faizah Unissula (III).

Cabang menulis musabaqoh menulis isi kandungan Alquran putra: Ahmad Suyuti Unsiq (I) Irfan Ansori UMS (II), Rifqi Zarkasyi Unissula (III). Cabang menulis musabaqoh menulis isi kandungan Alquran putri Lilik Alfiatin Nafiah (I), Zakia Ashif Fauziah UMP (II), Rina Kumalasari Unwahas (III).

Cabang Syarhil Quran kelompok: Bustra, M Shohibul Burhanuddin, Nia Azmia Annisa Universitas Muhammadiyah Magelang (I), Sugimin, M Nawa Syarif, Okta Migiarna, Unissula (II), Kartono Malik, Nuranisah Feronika, Fahmi Uliyati, Unsiq (III).

Wakil Rektor III Unissula Sarjuni SAg MHum menyampaikan bahwa Unissula terus mendorong para mahasiswanya untuk berprestasi dalam berbagai bidang termasuk dalam  lomba bergengsi MTQ antar universitas swasta di Jawa Tengah. “Kami merasa bangga dengan capaian ini karena selain sukses sebagai tuan rumah juga sukses menjadi juara umum. Ini salah satu konsen penting dalam bidang kemahasiswaan untuk terus mendorong para mahasiswa agar tidak hanya puas dengan IPK tinggi tapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang termasuk MTQ” ujar Sarjuni.


Robotik Unissula Melaju Ke Tingkat Nasional

TIM Robotik Unissula kembali berhasil meraih prestasi gemilang di gelaran tahunan Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional III Jateng-DIY yang digelar di GOR Prof Sudarto USM (Universitas Semarang)(15-16/15). Tim Robotik berhasil menyabet dua gelar juara dari lima kategori robot yang di lombakan. Gelar juara yang berhasil dibawa pulang yaitu dari kategori KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Beroda dan Berkaki.

Unissula mengirimkan 4 Tim robot untuk mengikuti Lomba robot KRI tersebut yaitu Tim KRAI dengan robot “Ju One”, Tim KRSI, Tim untuk KRPAI dengan robot “Beater 2.3” untuk kategori beroda dan “Emran D_Exe” untuk kategori berkaki. Tim KRAI dan KRSI Unissula hanya mampu melaju sampai babak kedua atau babak delapan besar, maka pada tim KRPAI-lah tim robotik Unissula yang menaruh harapan besar untuk bisa membawa pulang piala.

Harapan tersebut ahirnya terwujud saat tim KRPAI Unissula mampu membawa pulang dua piala dari kedua robot tersebut. Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa yaitu Muhammad Sya’ban M, Punky Dwi F, dan Wiwit Adi Saputra tersebut berhasil menjadi menjadi juara II dan III sehingga membawa tim KRPAI Unissula menjadi salah satu tim yang melaju ke tingkat KRI Nasional mewakili tim dari Regional III Jateng-DIY.

Wakil Rektor III Unissula Sarjuni SAg MHum yang turut serta menyaksikan pertandingan final tersebut merasa bangga atas pencapaian yang dicapai oleh tim robotik Unissula. “Saya Bangga dengan apa yang dicapai dengan para mahasiswa dari tim robotik ini diharapkan kedepan akan mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi khususnya untuk kancah KRI Nasional yang sebentar akan digelar” Ujar Sarjuni.

Kontes robot yang diikuti oleh 61 tim dari 21 Universitas di Jateng-DIY berikut merupakan daftar pemenang tiap kategori lomba :

1. KRAI

Juara I : Maestro_evo     UNY

Juara II : Whillie             Udinus

Juara III : Lexarga.V2     Polines

Juara Harapan : Bledheg Ijo      Unnes

Desaian Terbaik : Lexarga.V2   Polines

Strategi Terbaik : Whillie           Udinus

2. KRAI Beroda

Juara I : MOBO-EVO      UNY

Juara II : Playmaker         Politeknik Mekatronika Sanata Dharma

Juara III: Beater 2.3         Unissula

Juara Harapan : GM-KHRISNA      UGM

Desain Terbaik : Playmaker  Politeknik Mekatronika Sanata Dharma

Algoritma Terbaik : MOBO-EVO     UNY

3. KRPAI Berkaki

1. Juara I : R2C-Acheron   UKSW Salatiga

2. Juara II : Emran D_Exe     Unissula

3. Juara III : Akhtar    UII Yogyakarta

4. Juara Harapan : Kronika_ONE    Unsoed

5. Desian Terbaik : EWS-Andromeda V3

7. Algoritma Terbaik : 1-DA   UGM

4. KRSBI

1. Juara I : R2C-R9     UKSW Salatiga

2. Juara II : R-Scuad     UAD Yogyakarta

3. Juara III: Alfarobi   UGM

4. Juara Harapan : AL AADIYAT      UNY

5. Inovasi Terbaik : R-Scuad      UAD Yogyakarta

5. KRSI

1. Juara 1 : Rosmery       UNY

2. Juara II : Jannah_2     USM

3. Juara III : Lanange Jagad    UAD Yogyakarta

4. Juara Harapan : Robusterra     UGM


50 mahasiswa Unissula dapat Beasiswa PLN

Rektor Unissula H Anis Malik Thoha LC MA PhD menanadatangani kerjasama (MoU) dengan PT PLN (Persero) yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradika Jalan Pemuda Semarang (18/4).

Penandatangan MoU tersebut berkaitan dengan diserahkannya  program beasiswa cahaya pintar dari Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) PLN yang memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang berprestasi secara akademik namun kurang mampu secara ekonomi.

Beasiswa sebesar empat milyar disalurkan kepada 200 mahasiswa dari empat Universitas di Jawa tengah. 50 mahasiswa Unissula termasuk menjadi penerima beasiswa tersebut. Sementara tiga univeristas yang lainnya yaitu ; Univeristas Diponegoro (Undip), Univeristas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat PLN distribusi Jateng & DIY, pejabat pemerintah provinsi Jawa Tengah dan juga rektor dan pemimpin pondok pesantren penerima bantuan dana baik berupa program beasiswa ataupun program bantuan yang lain.

Dalam sambutannya Ganjar mengungkapkan rasa terimakasih kepada PLN khususnya kepada LAZIS PLN yang telah ikut serta dalam membangun pendidikan di Jawa Tengah. Dengan adanya beasiswa ini diharapkan selain membantu para anak didik juga mampu mengurangi angka kemiskinan di Jawa Tengah walaupun tidak secara langsung.

Selain program beasiswa cahaya pintar Lazis PLN juga menyalurkan dana bantuan kepada Pondok Pesantren, SMK, dan pemberdayaan kelompok tani yang ada di wilayah Jawa Tengah.