Gedung UKM Lt. 2, Kampus Unissula Semarang
LPKA Unissula Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni

Detail Berita

UNISSULA Lakukan Kunjungan Kerja ke Universitas Brawijaya, Perkuat Tata Kelola Kemahasiswaan, Konseling dan Pencegahan Kekerasan, Serta Pengembangan Karier Alumni

MALANG – Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Kamis, 24 April 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Jamuan, Gedung Rektorat Lantai 6 Universitas Brawijaya ini bertujuan untuk memperluas wawasan serta mempelajari praktik baik dalam pengelolaan kemahasiswaan, pelayanan konseling, pencegahan kekerasan, serta pengembangan karier dan alumni.

Delegasi UNISSULA dipimpin oleh Wakil Rektor III, Muhammad Qomaruddin, S.T., M.Sc., Ph.D., bersama jajaran pengelola kemahasiswaan dan alumni. Turut hadir Ketua PPKPT, Dr. Ida Mushofiana, S.H., M.H.; Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA), Ady Fajar Putranto, S.E.; Sekretaris LPKA, Arif Hamdani, S.E.; serta Achmad J. Pamungkas, S.H., M.Psi., M.Kn., selaku Kepala Bidang Pembinaan Kemahasiswaan dan Jejaring Alumni sekaligus Sekretaris PPKPT.

Kunjungan ini juga melibatkan sejumlah staf terkait, Presiden BEM UNISSULA, dan Ketua Senat Mahasiswa UNISSULA.

Rombongan UNISSULA diterima oleh jajaran pimpinan dan pengelola bidang kemahasiswaan Universitas Brawijaya yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., beserta jajaran Direktorat Kemahasiswaan dan Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni.

UB Paparkan Sistem Pengelolaan Kemahasiswaan Terintegrasi

Dalam sesi diskusi, Universitas Brawijaya memaparkan sistem pengelolaan kemahasiswaan yang terintegrasi melalui Direktorat Kemahasiswaan. Salah satu praktik yang menjadi perhatian adalah penerapan Sistem Informasi Kemahasiswaan Terpadu (SIMAWA), yang mencakup pengelolaan data akademik dan nonakademik, prestasi, serta aktivitas organisasi mahasiswa.

Pengelolaan organisasi kemahasiswaan di UB dilakukan melalui pendekatan pendampingan dan monitoring berbasis hasil. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memastikan bahwa berbagai program mahasiswa tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi juga memberikan hasil nyata bagi pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa.

UB juga menekankan pentingnya penguatan karakter melalui pembinaan bela negara, kewirausahaan, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu, pengembangan prestasi mahasiswa terus didorong melalui berbagai kegiatan kompetitif di tingkat nasional, termasuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya sistem pengelolaan kemahasiswaan yang terarah, terintegrasi, dan berorientasi pada pencapaian prestasi mahasiswa.

Penguatan Layanan Konseling dan Pencegahan Kekerasan

Aspek lain yang menjadi perhatian dalam kunjungan kerja ini adalah pelayanan konseling mahasiswa serta pencegahan kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan perguruan tinggi.

Universitas Brawijaya telah memiliki Pusat Konseling dan Layanan Psikologi Mahasiswa (PKLPM) yang menyediakan layanan konseling pribadi, akademik, dan karier secara gratis serta menjaga kerahasiaan mahasiswa. Layanan tersebut didukung oleh kegiatan promosi kesehatan mental yang dilaksanakan secara berkala di lingkungan fakultas.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan, UB juga memiliki satuan tugas yang menangani kekerasan seksual serta mekanisme pelaporan melalui platform digital internal universitas. Sistem pelaporan tersebut dirancang untuk memberikan akses pelaporan yang terbuka dengan tetap memperhatikan perlindungan pihak yang melapor.

Praktik ini menjadi salah satu bahan pembelajaran bagi Satgas PPKPT UNISSULA dalam memperkuat layanan pendampingan mahasiswa dan mengembangkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, serta mendukung kesejahteraan psikologis seluruh sivitas akademika.

Pengembangan Karier dan Jejaring Alumni

Pada bidang pengembangan karier dan alumni, Universitas Brawijaya menjelaskan peran Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, alumni, dan dunia industri.

Salah satu program yang dikembangkan adalah tracer study terstandarisasi untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan perjalanan karier lulusan. Hasil tracer study tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan masukan dalam peningkatan kualitas kurikulum serta relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, UB menyelenggarakan bursa kerja dan pelatihan keterampilan kerja secara berkala. Pengembangan jejaring alumni juga dilakukan melalui platform alumni network yang menghubungkan alumni dengan mahasiswa aktif dalam berbagai kegiatan, seperti mentoring, magang, dan rekrutmen kerja.

Kerja sama strategis dengan dunia industri melalui program Career Development Center (CDC) turut menjadi bagian dari upaya memperluas peluang karier mahasiswa dan lulusan.

Model pengelolaan ini menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pengembangan karier yang berkelanjutan sejak mahasiswa masih menempuh pendidikan hingga memasuki dunia profesional.

Menjadi Referensi Pengembangan LPKA UNISSULA

Kunjungan kerja ini menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara UNISSULA dan Universitas Brawijaya dalam pengembangan tata kelola kemahasiswaan.

Berbagai praktik yang dipaparkan oleh UB memberikan referensi bagi UNISSULA untuk mengkaji penguatan sistem informasi kemahasiswaan, pembinaan organisasi mahasiswa berbasis capaian, layanan konseling, pencegahan dan penanganan kekerasan, serta pengembangan karier dan jejaring alumni.

Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan kajian bagi UNISSULA untuk melihat kemungkinan penerapan praktik-praktik yang relevan dengan kebutuhan dan kebijakan internal universitas.

Melalui kegiatan ini, UNISSULA diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan kemahasiswaan secara terintegrasi, memperkuat pembinaan prestasi dan karakter mahasiswa, serta mengembangkan jejaring alumni yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing lulusan.

Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dan pembelajaran antarperguruan tinggi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang kemahasiswaan, kesejahteraan mahasiswa, dan pengembangan karier alumni.

Lapor Sultan Sampaikan pengaduan Anda